![]() |
Beberapa waktu
lalu kita sempat dihebohkan dengan pemberitaan di media massa tentang kejadian
dideportasinya tiga orang warga Uni Emirat Arab di Arab Saudi dengan alasan
terlalu ganteng. Di dalam pemberitaan tersebut beberapa media seolah-olah
memberikan sudut pandang negatif terhadap kerajaan Arab Saudi yang notabene berkaitan
erat dengan agama islam di mana Arab Saudi merupakan pusat peradaban sekaligus
menjadi tempat lahirnya agama Islam,
bahkan secara tidak langsung pencitraan negatif itu ditujukan kepada syariat
Islam itu sendiri.
Di sebagian
bahkan kebanyakan berita yang tersebar di berbagai media, seolah-olah ada
penggiringan opini bahwa dengan kejadian tersebut menunjukkan betapa bodohnya
kepolisian Arab Saudi yang seenaknya mengusir orang hanya gara-gara dia
ganteng. Atau seolah-olah mereka kurang kerjaan atau polisi-polisi Saudi hanya
memikirkan hal-hal yang berbau syahwat sehingga segala sesuatu harus dikaitkan
dengan syahwat.
